
Inter Milan berhasil mengandaskan Werder Bremen 4-0 pada laga matchday ke-2 Grup A Liga Champion 2010/11.
Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis, 30 September 2010, Inter hampir kecolongan saat pertandingan babak pertama baru berjalan dua menit. Berawal dari sebuah serangan balik, bola lob Hugo Almedia berhasil melewati kiper Julio Cesar. Beruntung Lucio masih mampu mengejar bola.
Eto’o berhasil membuka pesta gol Nerazzurri di menit 21. Eto’o berhasil menaklukkan kiper Bremen Tim Wiese setelah memanfaatkan assists dari gelandang Esteban Cambiasso. Nerazzurri sementara memimpin 1-0.
Belum puas sampai di situ, Eto’o kembali memamerkan ketajamannya setelah melalui skema permainan hampir sama, dia lagi-lagi membuat Wiese takluk kali ini melalui sepakkan kaki kanannya.
Dua gol tersebut membuat Inter semakin di atas angin. Bremen sendiri mulai kehilangan akal dan kerap melakukan kecerobohan-kecerobohan di daerah pertahanan sendiri.
Setelah mencetak dua gol, Eto’o kali ini mempertontonkan kualitasnya dalam menjadi kreator gol. Dengan jeli, Eto’o melepas umpan terobsa ke kotak enalti Bremen yang langsung disambar Wesley Sneijder lewat tendangan cungkil yang tak mampu dijangkau Wiese.
Keunggulan tiga gol membuat permainan Inter sedikit mengendur. Hal itu dimanfaatkan Bremen untuk pelan-pelan mengembangkan permainannya kembali.
Namun, tetap sajabeberapa upaya Hugo Almeida cs membongkar pertahanan Inter kerap kandas. Bahkan, hampir sepanjang babak pertama gawang Inter yang dikawal Julio Cesar masih aman dari ancaman-ancaman berbahaya lini depan tim tamu.
Memasuki babak kedua, pelatih Bremen, Thomas Schaaf mengambil keputusan menarik dengan memasukkan bek Petri Pasanen, menggantikan gelandang Tim Borowski. Padahal Bremen seharusnya justru menambah daya gedor guna mengejar defisit tiga gol dari tuan rumah. Namun sepertinya Schaaf punya pertimbangan berbeda.
Sementara di kubu Inter Benitez akhirnya memutuskan mengisitirahatkan Cesar, dan memberi kesempatan kiper kedua, Lucas Castelazzi untuk mengambil alih tugas di bawah mistar gawang.
Di babak kedua ini, Inter yang sempat mengendurkan serangan sejak unggul 3-0 kembali menaikkan intensitas tekanan mereka. Eto’o hampir mencetak hat-trick andai dia mampu menyamut umpan silang Cristian Chivu. Pun dengan aksi Wiese yang mampu menggagalkan sepakkan Coutinho.
Sadar posisinya sudah semakin aman untuk mengamankan kemenangan, Benitez kembali mengisitirahatkan salah atu pilarnya di lini belakang, Lucio, dan memasukkan bek mdua, Davide Santon pada menit ke-62. Semenit berselang giliran Bremen yang melakukan pergantian dengan menarik keluar Marin digantikan Aaron Hunt.
Pergantian itu tetap tak mampu mengubah permainan Bremen. Inter tetap tampil mendominasi laga dan beberapa kali mengancam gawang Wiese.
Dalam kurun dua menit, Inter memperoleh dua kesempatan menambah gol andai sepakkan Dejan Stankovic dan tendangan voli Coutinho masih tepat sasaran pada menit ke-70 dan 72.
Laga memasuki menit ke-81, Eto’o kembali menjadi momok bagi pertahanan Bremen dengan melengkapi hat-trick-nya di laga ini. Lolos dari perangkap off-side saat menerima umpan Sneijder, Eto’o mampu melewati adangan Wiese sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Gol itu sekaligus menutup laga dengan keunggulan 4-0 bagi tuan rumah.
Hasil ini merupakan kemenangan inter yang terbesar atas bremen. pada musim sebelunya bremen berhasil menahan imbang inter di sansiro. tapi kali ini inter dengan buas menghancurkan bremen dengan skor 4-0. etto mencetak hattric pada pertandingan kali ini dan 1 gol lainnya dicetak oleh wesley sneidjer.pertandingan selanjutnya inter akan menghadapi totenham hotspur. dengan bermain seperti ini tidak mustahil inter akan kembali meraih kemenangan atas totenham.
Berkat tambahan tiga angka, Inter berhak memuncaki klasemen Grup A dengan koleksi 4 poin, unggul selisih gol dari Tottenham Hotspur yang juga meraih kemenangan atas FC Twente. Bremen sendiri harus rela tertahan di angka 1 sama dengan milik Twente.
Susunan pemain Inter Milan vs Werder Bremen:
Inter Milan: Júlio César (Luca Castellazzi, 45′), Ivan Cordoba, Lúcio (Davide Santon, 62′), Cristian Chivu, Maicon, Esteban Cambiasso, Dejan Stankovic (Joel Chukwuma Obi, 80′), Wesley Sneijder, Philippe Coutinho, Jonathan Ludovic Biabiany, Samuel Eto’o
Werder Bremen: Tim Wiese, Sebastian Prödl, Per Mertesacker, Mikael Silvestre, Wesley, Philipp Bargfrede, Daniel Jensen, Tim Borowski (Petri Pasanen, 45′), Marko Arnautovic, Marko Marin (Aaron Hunt , 63′), Hugo Almeida (Sandro Wagner, 78′).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar